"Asli mana?"
Pertanyaan ini,
adalah pertanyaan,
yang,
buatku bingung.
Apa yang sebenarnya ingin didapat penanya,
dari menanyakan pertanyaan ini?
Kesamaan bahasa?
Kesamaan suku?
Kesamaan budaya?
Kesamaan pola pikir?
Kesamaan pengalaman hidup?
Semuanya?
***
Kalau aku jujur menjawab,
sayangnya,
jawabanku
tidak akan mewakili semua yang diharapkannya.
Bayangkan skenarionya begini:
"Asal mana?"
"Indonesia"
"Eh engga, asli mana maksudnya?"
"Eh? Um, Jawa. "
"Oh sama dong! [setelahnya langsung ngomong Jawa]"
". . ."
(lah aku kan ga bisa ngomong Jawa, bisanya Indonesia / Palembang!)
***
Karena membingungkan,
di satu waktu aku coba jawab Palembang
demi menghindari disalahpahami bisa ngomong Jawa.
Kebetulan,
penanyanya ternyata orang Palembang beneran.
"Oh wong kito galo! [setelahnya lanjut ngomong Palembang]"
"Iyoo"
(lega, nyambung)
***
Tentu aku pernah coba jawab dengan idealis.
"Asli mana?"
"Suku Jawa, tapi aku ga lahir di Jawa, aku lahir di Jakarta, jadi aku asal Jakarta. Tapi aku ga besar di Jakarta, tapi besar di Palembang, jadi aku orang Palembang"
"Eh? Apa? Gimana?"
Yang nanya malah bingung.
***
Jadi baiknya,
jawab apa?