Tidak terlihat dalam dan isi,
sehingga tidak menjadi yakin sepenuhnya,
kecuali berpegang pengalaman
adalah perasaan
saat pertama kalinya
belajar memasak ketupat seorang diri.
***
Selama merebus,
hati was-was.
Was-was.
Beras yang dimasukkan,
kebanyakan atau kedikitan ya?
Waktu perebusannya,
udah pas atau belum ya?
Api kompornya,
kebesaran atau kekecilan ya?
Berasnya,
bakal keluar-keluar ga ya?
Nanti kalau udah selesai,
bakal jadi ga ya?
Isinya putih bersih ga ya?
Atau malah dekil?
Bakal kelembekan ga ya?
Atau jangan-jangan kayak batu?
***
Setelah didiamkan semalaman dan kubelah satu,
ternyata cantik :")
Putih, bersih, rapat, bersinar, lembut, halus,
bikin terharu.
Bikinnya start kemarin malam jam 8. Cuci berasnya, rendam sejam. Jam 9 teng mulai masukin berasnya ke ketupat yang udah dibilas air mengalir.
Tanganku belum lihai di awal-awal, tapi lama kelamaan terbiasa dan dari trial error akhirnya tau trik masukinnya dengan rapi dan cepat. Total 14 ketupat.
Menuju selesai masuk-masukin, di sela-sela itu mulai start rebus air biar pas selesai bisa tinggal masuk-masukin ketupatnya ke air mendidih.
Udah deh.
Tinggal rebus di air mendidih sampai 15 menit, matikan api, diamkan 30 menit. Ulang sampai 3 kali.
Tiriskan, diamkan semalaman di suhu ruangan.
Selesai jam 12 malam teng.
***
Malam ini otw pembuatan ketupat kloter kedua.
Yoshaaa!!